Berapa Kuota Data Untuk Streaming Youtube Oleh SMK AKN Marzuqi

Berapa Kuota Data Untuk Streaming Youtube Oleh SMK AKN Marzuqi.

SMK Telkom AKN Marzuqi Pati

info-pati.com – Berapa kuota data internet yang kita habiskan untuk streaming video youtube? Atau Berapa ukuran data video youtube? oleh SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi.

Nah hal itu cukup mengganggu kita dan akhirnya SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi mencoba membuat uji coba untuk mengetahui seberapa banyak kuota data yang kita habiskan untuk streaming youtube dengan bantuan software download manager.

Langkah pertama yang saya lakukan adalah mengambil 5 sample video yang ada di youtube dengan durasi vidio 1 menit, ada tema vidio: 3d kartun, orang sedang memasak, interview dan semacam gabungan video vlog

Video 1: https://www.youtube.com/watch?v=x6sSa5NpqUI
Video 2: https://www.youtube.com/watch?v=qYZF6oIZtfc
Video 3: https://www.youtube.com/watch?v=rY6duKdOZok
Video 4: https://www.youtube.com/watch?v=Jmb0Z0EdKcg
Video 5: https://www.youtube.com/watch?v=BUoYWcbDCXI

gambar proses downlaoding video: http://picsurge.com/g/RL5x9y (karena gambar nya yang berjumlah 24 telah SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi upload disitu).

Langkah ke-dua SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi mendata berapa quota data yang di perlukan untuk mengunduh ke-5 vidio.

Dan berikut ini adalah table yang ukuran data MB video youtube dalam 1 menit, dengan berbagai resolusi yang telah dibuatkan oleh SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi diantaranya:

240p: 426×240
360p: 640×360
480p: 854×480
720p: 1280×720 HD

Jadi kuoata data internet yang kita habiskan untuk streaming video youtube dengan kualitas HDadalah -+ 10MB per-menit dan jika kamu menonton vidio youtube selama 1 jam maka kamu menghabiskan quota internet sebesar 10MB x 60= 600MB, itu adalah kurang lebih perkiraanya

Ukuran data video youtube bisa jadi lebih besar apabila frame rate vidio juga besar (standart 30fps) kualitas audio juga mempengaruhi (standart 128 bit), itu adalah garis besarnya.

Link tetang FPS video : http://media-zone.xyz/2017/09/23/penjelasan-resolusi-fps-frame-video-oleh-smk-telkom-akn-marzuqi/

Sekarang kamu sudah tau kan berapa hitungan jumlah kuota data yang kamu habiskan untuk menonton video di youtube?

Bagi kamu yang memiliki kuota internet cekak alias tarsok habis buat streaming lebih baik irit atau numpang wifi tetangga aja, hehe solusi lainnya apabila daerah kamu sudah tercover jaringan 4g indosat kamu bisa membeli perdana 4g dari konter dengan harga 22 rb(10gb 4g, 3gb 3g) itu harga disini tidak tau di tempat sobat mungkin juga sama.

Sekian dari SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi.

 

 

Pembangunan Ponpes AKN Marzuki oleh Kiai Nasihin Pati

Pembangunan Ponpes AKN Marzuki oleh Kiai Nasihin Pati.

Kiai Nasihin Pati

 

info-pati – Pembangunan Yayasan Baitul Hazin di Dukuh Slempung, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah, sebagian orang terbilang cukup mengejutkan.

Yayasan Baitul Hazin yang membawahi pondok pesantren Thoriqoh Tijaniyah, Ponpes Putra-Putri AKN Marzuqi, SMP Terpadu AKN Marzuqi dan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi.

Pasalnya, tempat yang semula hanya kawasan tambak dan semak belukar tersebut berubah menjadi pusat pendidikan terpadu yang sangat megah. Terlebih Dukuh Slempung yang berada di pesisir utara Laut Jawa tersebut termasuk daerah pinggiran dan pelosok.

Namun, siapa sangka bila pembangunan pusat pendidikan terpadu Yayasan Baitul Hazin itu ternyata buah dari kerja keras KH Ahmad Khoirun Nasihin (AKN) Marzuqi. Pada 1990 dia pernah mengatakan akan membangun sebuah kompleks pendidikan terpadu.

Pengasuh Ponpes Nurul Furqon, Ngemplak, Pati, Jawa Tengah, KH Ahmad Thoha Ismail menuturkan, Kiai Nasihin berencana membuat perguruan pada usia 20 tahun. Kiai Thoha semula sempat tidak percaya dengan apa yang dikatakan Kiai Nasihin.

“Waktu Kiai Nasihin bilang begitu, dalam hati saya bergumam, tambak dan semak belukar begini kok mau dibangun perguruan. Setelah hati saya bergumam demikian, ternyata Kiai Nasihin tahu isi hati saya dan bilang sudahlah, pak. ditunggu saja nanti,” ungkap Kiai Thoha.

Sepuluh tahun setelah itu, tepatnya tahun 2000, Kiai Nasihin mulai merintis membangun pusat pendidikan terpadu di Dukuh Slempung. Awalnya dia merintis dengan mendirikan pondok pesantren, kemudian disusul masjid, SMP dan SMK terpadu.

Ada tiga lokasi yang semula akan dibangun pusat pendidikan terpadu, yaitu Desa Ngemplak dan Desa Gabus di Kabupaten Pati, serta di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Namun, hasil istikharah yang dilakukan Kiai Nasihin menunjukkan, perguruan itu seharusnya dibangun di Dukuh Slempung.

Pada 2004, pusat pendidikan terpadu di bawah Yayasan Baitul Hazin itu mulai dibuka. Siswa yang belajar sebagian besar berasal dari Kecamatan Dukuhseti dan sekitarnya, sedangkan santrinya datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Kiai Thoha mengaku takjub dengan apa yang diusahakan Kiai Nasihin. Godaan dan gangguan sempat menerpa selama pembangunan ponpes dan sekolah AKN Marzuqi.

“Ada yang bilang pembangunan itu dari sihir, ada yang bilang macam-macam. Tahunya mereka secara tiba-tiba. Padahal, pembangunan perguruan AKN Marzuqi sudah dicita-citakan sejak 1990, direncanakan secara matang dengan kerja siang dan malam,” tutur Kiai Thoha.

Sebagai guru syariat sekaligus murid tarekat, Kiai Thoha menyaksikan sendiri perjuangan Kiai Nasihin sejak usia belasan tahun. Dengan karomah yang dimiliki, Kiai Nasihin mengamalkannya untuk kepentingan masyarakat luas.

Ponpes AKN Marzuqi saat ini memiliki puluhan santri, sedangkan sekolahnya memiliki lebih dari 350 siswa. Para siswa diajarkan ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan umum dengan kualitas lulusannya yang mumpuni di bidangnya.

Persiapan SMK Telkom AKN Marzuqi Menuju Dunia Kerja

Persiapan SMK Telkom AKN Marzuqi Menuju Dunia Kerja.

smk telkom terpadu ponpes akn marzuqi

SMK Telkom AKN Marzuqi Cetak Lulusan Siap Kerja. Sekolah menengah kejuruan kini makin populer. Setelah siswa SMK Negeri 2 Surakarta sukses merakit mobil Esemka, sekolah kejuruan lain kian diminati. Apa saja yang ditawarkan SMK?

 

SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati ialah Sekolah yang Berbasis Digital

Sekolah Menengah Kejuruan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati didirikan tahun 2004. Tujuannya, menyiapkan lulusan yang siap bekerja sebagai teknisi di berbagai perusahaan. Awalnya siswa yang masuk di SMK yang ada rata-rata laki-laki semua, tapi setelah ada Jurusan Teknik Komputer di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati, mulai menerima siswa wanita. “Tapi tetap jumlah siswa laki-laki masih lebih banyak”.

Ada empat jurusan di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati. “Jurusan Teknik Switching untuk belajar dasar penggunaan komputer, Jurusan Teknik Transmisi yang mempelajari transmisi sinyal telekomunikasi melalui satelit, kabel, atau wireless.”

Dua jurusan lain adalah Teknik Jaringan Akses dan Teknik Komputer dan Jaringan. ” SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati dilengkapi berbagai laboratorium switching, transmisi, jaringan akses, teknologi informatika, software, jaringan komputer, multimedia, bahasa, elektronika, dan fiskim.”

TSP juga dilengkapi dua muatan lokal multimedia (membuat animasi, video klip karaoke) dan broadcast (cameraman). “Kendati siswa SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati tidak khawatir mendapat pekerjaan, secara mandiri mereka toh sudah punya dua keahlian tersebut,”

Meski ada jaminan diterima bekerja, tapi semua tetap tergantung pada siswa SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi. “Pihak sekolah memfasilitasi siswa ke berbagai anak perusahaan lain. Saat ini saja ada perusahaan yang membutuhkan 1.000 karyawan, namun kami hanya memiliki 320 lulusan. Itu juga belum tentu semuanya mau bekerja karena ada yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.”

Yang membedakan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati dengan SMK lain adalah waktu belajarnya. “Kami masuk jam 07.00 sampai jam 16.00 karena banyak mata pelajaran tambahan.”

Soal biaya, tahun ini SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di desa pati tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan smk Telkom lainya yang ada di Indonesia. “Kami juga sering mendapat prestasi, juara khususnya juara lomba web design se jawa tengah.

Selama ini ada anggapan lulusan SMK Telkom kerjanya hanya memperbaiki kabel saja, tapi lulusan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi sanggup membuat aplikasi multimedia. “Saya pengin membawa SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi menjadi sekolah berbasis digital. Dimulai dari pemberian tugas memanfaatkan teknologi informasi. “

 

Kiai Nasihin Pati Adalah Pendiri Ponpes AKN Marzuqi

Kiai Nasihin Pati Adalah Pendiri Ponpes AKN Marzuqi.

PATI – Pembangunan Yayasan Baitul Hazin di Dukuh Slempung, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah yang membawahi pondok pesantren Thoriqoh Tijaniyah, Ponpes Putra-Putri AKN Marzuqi, SMP Terpadu AKN Marzuqi dan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi oleh sebagian orang terbilang cukup mengejutkan.

Pasalnya, tempat yang semula hanya kawasan tambak dan semak belukar tersebut berubah menjadi pusat pendidikan terpadu yang sangat megah. Terlebih, Dukuh Slempung yang berada di pesisir utara Laut Jawa tersebut termasuk daerah pinggiran dan pelosok.

Namun, siapa sangka bila pembangunan pusat pendidikan terpadu Yayasan Baitul Hazin itu ternyata buah dari kerja keras KH Ahmad Khoirun Nasihin (AKN) Marzuqi. Pada 1990, beliau pernah mengatakan akan membangun sebuah kompleks pendidikan terpadu.

Pengasuh Ponpes Nurul Furqon, Ngemplak, Pati, Jawa Tengah, KH Ahmad Thoha Ismail menuturkan, Kiai Nasihin berencana membuat perguruan pada usia 20 tahun. Kiai Thoha semula sempat tidak percaya dengan apa yang dikatakan Kiai Nasihin.

“Waktu Kiai Nasihin bilang begitu, dalam hati saya bergumam, tambak dan semak belukar begini kok mau dibangun perguruan. Setelah hati saya bergumam demikian, ternyata Kiai Nasihin tahu isi hati saya dan bilang, sudah lah pak ditunggu saja nanti,” ungkap Kiai Thoha.

Sepuluh tahun setelah itu, tepatnya tahun 2000, Kiai Nasihin mulai merintis membangun pusat pendidikan terpadu di Dukuh Slempung. Awalnya, beliau merintis dengan mendirikan pondok pesantren, kemudian disusul masjid, SMP dan SMK terpadu.

Ada tiga lokasi yang semula akan dibangun pusat pendidikan terpadu, yaitu Desa Ngemplak dan Desa Gabus di Kabupaten Pati, serta di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Namun, hasil istikharah yang dilakukan Kiai Nasihin menunjukkan, perguruan itu seharusnya dibangun di Dukuh Slempung.

Pada 2004, pusat pendidikan terpadu di bawah Yayasan Baitul Hazin itu mulai dibuka. Siswa yang belajar sebagian besar berasal dari Kecamatan Dukuhseti dan sekitarnya, sedangkan santrinya datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Kiai Thoha mengaku takjub dengan apa yang diusahakan Kiai Nasihin. Godaan dan gangguan sempat menerpa selama pembangunan ponpes dan sekolah AKN Marzuqi.

“Ada yang bilang pembangunan itu dari sihir, ada yang bilang macam-macam. Tahunya mereka secara tiba-tiba. Padahal, pembangunan perguruan AKN Marzuqi sudah dicita-citakan sejak 1990, direncanakan secara matang dengan kerja siang dan malam,” tutur Kiai Thoha.

Sebagai guru syariat sekaligus murid tarekat, Kiai Thoha menyaksikan sendiri perjuangan Kiai Nasihin sejak usia belasan tahun. Dengan karomah yang dimiliki, Kiai Nasihin mengamalkannya untuk kepentingan masyarakat luas.

Ponpes AKN Marzuqi saat ini memiliki puluhan santri, sedangkan sekolahnya memiliki lebih dari 350 siswa. Para siswa diajarkan ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan umum dengan kualitas lulusannya yang mumpuni di bidangnya.

 

Sepenggal Cerita Pengalaman Alumni SMK Telkom Terpadu AKN Maruki

smk telkom terpadu akn marzuqi

smk telkom terpadu akn marzuqi

Sepenggal Cerita Pengalaman Alumni SMK Telkom Terpadu AKN Maruki. Ahmad Fahrudin merupakan salah satu murid terbaik dari SMK Telkom Terpadu AKN Maruki.

 

Berikut akan dijelaskan siapa itu Ahmad Fahrudin

Alhamdulillah segala puji hanya untuk Allah SWT yang telah memberikan saya banyak nikmat dari mulai saya di lahirkan hingga saya dewasa. Dan Allah senantiasa mencukupkan nikmatnya kepada saya tanpa kekurangan suatu apapun dari saya.

Ahmad Fahrudin, dilahirkan dari orang tua yang bernama Kartini dan Kasri. Saya dua bersaudara, saya dan kakak yang bernama Edy Sutrisno. S.Hi, lulusan sekolah tinggi agama islam Nurus iman parung Bogor.

Dia berasal dari keluarga sederhana yang tinggal di sebuah desa Dukuh seti. Ayah saya berasal dari kabupaten pati, sedangkan ibu saya berasal dari kabupaten jepara. Saya dilahirkan di kabupaten pati pada tanggal 22 september 1991. Sedangkan kakak saya dilahiarkan pada tanggal 28 september 1986. Orang tua saya bisa dibilang nikah muda. Pada ayah saya menikah pada umur 20 tahun sedangkan ibu saya menikah pada umur 17 tahun. Keluarga dari ayah saya berjumlah 7 orang kakak dan adiknya. Sedangkan keluarga dari ibuk saya berjumlah 8 orang kakak adiknya.

Pada umur 7 tahun, dia pertamakalinya menginjak di sekolah dasar yaitu SDN 02 Dukuhseti. Sekolahan itu tidak jauh dari rumah tinggal saya kira-kira sekitar 1km dari tempat tinggal saya di desa. Saya biasanya berangkat jalan kaki bersama dengan teman teman saya yang kebetulan satu tetangga dengan saya. Waktu saya sekolah di SDN 02 Dukuhseti saya sering aktif mengikuti lomba baik tinggkat kecamatan mapun tingkat kabupaten. Pernah saya pada waktu kelas VI mengikuti lomba sepakbola. Alhamdulilah mendapatkan juara umum. Saya dijadikan sebagai penjaga gawang. Di sekolahan saya ada sebauh kegiatan ekstrakulikuler atau jam tambahan diluar jam sekolah. Kegiatannya adalah sebuah tari jawa. Yang bertempat di sanggar guru saya yang bernama Bpk agus suudi.S.Pd. sekolahan saya sering mendapat juara lomba tari samapai ketingkat provinsi jawa tengah. Namanya Eko Ardianto pernah mengikuti lomba tari kesenian jawa sampai mengharumkan nama sekolahan.

Pendidikan saya di sekolah dasar selama 6 tahun selesai pada tahun 2004. Pada waktu pengumuman kelulusan saya belum kefikiran untuk melanjutkan sekolah menengah pertama. Sempet kefikiran mendaftar ke sekolahan negeri tapi tidak jadi. Setelah ada berita bahwa dibukanya sekolahan baru berbasis ternologi informasi yang dipadukan ilmu agama islam. Saya dan temen-teman di desa saya mendaftar di sekolahan itu.

Namanya Sekolah Menengah Pertama atau sering disebut SMP Terpadu AKN Marzuqi yang di asuh oleh KH. Ahmad Khoirun Nashihin Marzuqi dan juga guru besarnya Bpk. Presiden kita Susilo Bambang Yudoyono. Banyak para pejabat dan petinggi Negara yang bertamu dan sekedar mampir di sekolahan atau pondok pesantren di sekolahan saya dulu.

Di pendidikan sekolah menengah pertama ini saya sering aktif di lembaga prajamuda karana atau sering disingkat pramuka. Saya sering mengikuti kemah tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaen. Karena keaktifan saya di pramuka saya di rekrut sebagi anggota DKR Dewan Kerja Ranting  kecamatan dukuhseti. Kegiatan diluar jam sekolah. Fungsi DKR di kecamatan itu sebagai kegiatan yang mengbackup semua kegiatan di wilayah kecamatan khususnya kecamatan dukuhseti.

Smp terpadu akn marzuqi mempunyai kelebihan yang disbanding sekolahan lain smp ini mempunyai mata pelajaran religi seperti nahwu, shorof, bahasa arab, qu’an hadist, BTA (baca tulis Al-qu’an). Fiqih, dan tauhid. Jam pulang biasanya sampai jam 17.00 WIB tapi normalnya waktu pulang adalah jam 15:00 WIB sore.

Awal saya mengenal dunia bisnis pada kelas IX semester akhir. Awalnya saya dibelikan sebuah computer dengan prosesor Pentium III.  Saya mulai berbisnis copy CD bajakan. Dengan bermodalkan satu computer dan kepingan CD blank. Saya kerjasama dengan toko-toko CD bajakan di pasar dekat desa saya.  Dengan modal keberanian. bisnis itu berjalan selama 6 bulan sampai saya bisa membayar spp sekolah dan kursus tambahan di sekolahan.

Tahun 2007 saya melanjutkan di sebuah sekolah menengah kejuruan telekomunikasi di desa saya masih satu managemen sama sekolahan smp saya dulu. Namanya SMK Telkom Terpadu Akn Marzuqi, di Desa Selempung Dukuhseti Kabupaten Pati. SMK Telkom Terpadu Akn Marzuqi berada dinaungan sebuah yayasan yang bernama Yayasan Baitul Hazin, yang telah bekerjasama dengan yayasan Sandi Putra Telkom Jakarta dan juga berada di bawah lindungan sebauh Torikat Tjaniyah. Guru besarnya adalah pengasuh dari yayasan Baitul Hazin dan juga pengasuh SMK Telkom Terpadu Akn Marzuqi.

Keinginan sih masuk jurusan RPL (rekayasa prangkat lunak) malah masuknya ke jurusan TKJ (teknik computer dan jaringan). karena baru tiga tahun berjalan jadi belum ada jurusan TKJ. Awal masuk kelas X saya berada di 1 TI 3. Kepanjangan TI (teknik informatika) pelajaranya masih umum banget mengenai jaringan Telepon kabel dan BTS. Semester genap kelas satu saya mengenal teman namanya indy nayiron. Kita bersama sepakat mendirikan suatu rental ketik dan percetakan kecil namanya afin computer. Awal modal Rp 6.000.000 rupiah tiga ratusan ribu per orang untuk modal membeli alat printer buat percetakan foto dan lainnya.

Naik kelas 2 TKJ 1 termasuk kelas favorit di sekolahan saya. Kebetulan saya masuk di kelas tersebut. Semester ganjil nilai sekolah saya menurun drastis dikarena saya sibuk keseringan mengurusi bisnis yang saya jalani. Dan juga saya menjabat menjadi sekertaris osis di smk Telkom terpadu AKN Marzuqi. Ternyata semua kesibukan saya menjadi efek buruk bagi nilai saya pada semester ganjil. Pada akhir perpindahan dari semester ganjil ke semester genap ada tugas yang wajib diikuti pada setip siswa di smk Telkom terpadu akn marzuqi. Tugas itu yaitu adalah perakrin atau praktek kerja industry.

PT Pura Barutama Boxindo Kudus  adalah tempat praktek kerja industry saya pada waktu sekolah menengah kejuruan. Tiga bulan dari awal bulan Mei sampai akhir bulan Juli. Saya dipekerjakan sebagai teknisi jaringan sekaligus teknisi computer. Seperti memperbaiki koneksi antara server  perusahaan di bagian umum sampai server pusat. Nama ruangan yang saya tempati adalah di bagian EDP perusahaan Pura Barutama Unit Boxindo. Saya pertama kali peraktek diperlakukan seperti karyawan bukan anak lagi magang kerja.

Semester genap kelas dua sudah berakhir. Saya bisa bernafas agak lega karena jabatan sekretariat sudah lepas dari saya. Laporan saya pun sudah selesai semua. Naik kelas tiga saya mengenal akrab namanya Bpk Eko Ardianto. Dia adalah guru mata pelajaran web design dan jaringan computer. Karena bisnis yang saya jalankan dengan temanku indy nayiron sudah bangrut gak ada perkembangan bahkan sampai mempunyai hutang modal sama temanku yang lain. Kebetulan guru saya mempunyai usaha kecil namanya metroservice center . yaitu sebuah usaha dibidang jasa jual beli henphon dan service henphon. Saya diajak untuk mengembangkan usahanya . membukak sebuah service computer, laptop, dan sejenisnya.

Setelah saya lulus masuk diperingkat lima besar terbaik dari 93 siswa di  Smk Telkom Terpadu AKN Marzuqi pada tahun 2010. Saya mendapatkan sebuah tawaran beasiswa  tingkat strata satu di sebuah universitas di semarang  jawa tengah. Nama universitannya adalah universitas semarang.

Setelah lulus dari SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi saya putuskan untuk mengambil tawaran  beasiswa di universitas semarang. Saya kuliah tidak sendirian saya bersama saudara saya yang bernama widyantoro. Pertamakalianya saya sekolah dan  lepas dari orang  tua. Saya tinggal disebuah rumah kos kecil disemarang.

 

Capaian Prestasi SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi Selama 13 Tahun

 

Capaian Prestasi SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi Selama 13 Tahun.  yang berada di dukuh Slempung Desa Dukuhseti Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati itu kini banyak kemajuan dan banyak prestasi, Di bawah yayasan Baitul Hazin. SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi tersebut berdiri di thn 2004, oleh Bapak KH. Ahmad Khoirun Nasikin Marzui selaku pendiri Yayasan Baitul Hazin.

 

Harapan KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi untuk kedepanya bisa menerima pendaftaran yang sebanyak- banyaknya karena tanpa uang gedung dan uang biaya perawatan gedung yayasan baitul hazin tersebut mampu menyediakan gedung yang sangat megah, adapun untuk jurusan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi unggulan antara lain, teknik komputer dan jaringan, rekayasa perangkat lunak dan teknik kendaraan.

 

Pada tahun ajaran 2016/2017 siswa siswi SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi  berjumlah 376 siwa yang terdiri dari 11 ruang kelas, kelas 1, 3 ruang, kelas 2 ada 4 ruang dan kelas 3 ada 4 ruang kelas.

 

Selama ini banyak perusahaan yang siap menampung lulusan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi tersebut antara lain, PT proxy Indonesia Solution, maupun PT Ungaran Sari Garmen dan PT Telekom Akses.

 

Untuk prestasi yang pernah di raih SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi di antaranya, juara satu tingkat nasional lomba web desaign tahun 2014 dan juara satu tingkat jawa tengah.

 

Untuk kegiatan extrakulikuler di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi di antaranya kegiatan pramuka, desain grafis, softwear aplikasi dan networking suport, siswa kebanyakan dari sekitar kecamatan Dukuhseti, ada juga dari luar daerah misalnya dari Klaten dari Lamongan dari Gresik bahkan ada yang dari Kalimantan dan Sumatera.

 

Selain berkecimpung dalam dunia pendidikan di Indonesia Yayasan Baitul Hazin sekaligus pendiri SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi  juga menerima murid-murid yang belajar di pesantren yang diasuh oleh guru-guru yang sangat profesional selain belajar ilmu pengetahuan juga belajar ilmu agama khususnya hafidz Qur’an.

 

 

 

SMK TELKOM TERPADU AKN MARZUQI, MENJADI WAKIL JAWA TENGAH

DUKUHSETI/AKN(20/5) – Malam ini, ananda Muhammad Habib Rohman dari SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi, Menjadi wakil Jawa Tengah. bersama kontingen dari Propinsi Jawa Tengah, telah berangkat menuju kota Malang Jawa Timur. Tujuan keberangkatan tersebut dalam rangka mewakili propinsi Jawa Tengah pada ajang Lomba Kompetensi Siswa tingkat Nasional.

Hal ini tidak didapat diraih dengan mudah. Habib dari SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi, begitu biasa dipanggil, harus berkompetisi dengan siswa perwakilan dari seluruh kabupaten di Jawa Tengah yang berasal dari SMK Negeri maupun swasta pada mata lomba Web Design Competition.

Setelah berhasil unggul, Habib akhirnya dipilih untuk mewakili Jawa Tengah yang berasal dari SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi pada perlombaan Tingkat Nasional, yang pada tahun itu bertempat di kota Malang Jawa Timur.

Demi mendapatkan hasil terbaik pada ajang tersebut, Keluarga besar SMK Telom Terpadu AKN Marzuqi memohon doa restu kepada Ananda Muhammad Habib Roman, agar dapat menjalaan amanah ini sebaik-baiknya, dan mudah-mudahan mendapatkan hasil terbaik yang dapat mengharumkan nama SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi serta provinsi Jawa Tengah.

Web Design Competition adalah salah satu lomba dari serangkaian acara VOCOMFEST 2015 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Komputer dan Sistem Informatika (HIMAKOMSI) UGM. Pesertanya adalah siswa-siswi SMA/SMK sederajad di seluruh Indonesia. Sejak delapan Maret silam, panitia sudah melakukan seleksi dan eliminasi pada para peserta yang mengirimkan karyanya. Hingga akhirnya di tersisa sepuluh tim kontestan yang maju ke final untuk mempresentasikan karyanya. Selain SMK Telkom Malang dan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi, hadir pula SMKN 1 Jenangan Ponorogo, SMKN 2 Depok Yogayakarta, SMK Telkom Purwokerto, dan SMAN 2 Lamongan.

Juara pertama diraih oleh Tim Travesia yang beranggotakan Shaquille Akbar Demsi dan M. Ashrof Bayhaqiqi, dari SMK Telkom Malang. Sementara tim Pendekar Biru yang beranggotakan Alde Sena Asprilla, Rehan Putra Bangsa, dan Anisa’ Shihhatin Sholihah, juga dari Telkom Malang, meraih juara dua. Juara tiga diraih oleh Tim Indonesia45 yang beranggotakan Muhammad Habib Rohman dan Muhammad Khoirul Umam dari SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi.

5 (lima) Alasan Memilih SMK Telkom AKN Marzuqi

 

SMK merupakan kependekkan dari Sekolah Menengah Kejuruan. Sebelum jauh membahas 5 (lima) Alasan Memilih SMK Telkom AKN Marzuqi, kita harus jauh lebih tau bahwa SMK Telkom AKN Marzuqi merupakan salah satu jenjang pendidikan menengah yang bertujuan mempersiapkan lulusannya bisa langsung bekerja. Hal ini sesuai dengan isi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 pasal 3 mengenai tujuan pendidikan nasional dan penjelasan pasal 15 yang menjelaskan tentang pendidikan kejuruan adalah pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja di bidang tertentu.

 

Pendidikan kejuruan SMK Telkom AKN Marzuqi, merupakan bagian dari system pendidikan yang mempersiapkan lulusannya memiliki bekal yang cukup guna bekerja di perusahaan serta menguasai satu bidang pekerjaan dari sekin banyak bidang pekerjaan lainnya. Karena saat masih menimba ilmu di SMK Telkom AKN Marzuqi, lulusannya mendalami setiap bidang studi atau pendidikan kejuruan yang mengarah siap pakai ketika memasuki dunia kerja.

Saat ini dan di masa-masa mendatang, jumlah lapangan kerja ndustry terbilang minim jumlahnya, sementara jumlah pengangguran lebih banyak. Dengan adanya SMK Telkom AKN Marzuqi, tentu saja akan membuka lapangan kerja dengan jumlah SDM yang berpotensi semakin banyak jumlahnya. Esensinya, belajar di SMK Telkom AKN Marzuqi, diharapkan siswa/siswi akan lebih terarah.

 

5 (lima) Alasan Memilih SMK Telkom AKN Marzuqi

Dari sekian banyak alasan memilih sekolah menengah kejuruan, berikut ini 5 (lima) alasan utama mengapa anak-anak perlu melanjutkan ke SMK Telkom AKN Marzuqi selepas SMP.

  1. Setiap siswa SMK Telkom AKN Marzuqi akan diberi bekal tentang ilmu pengetahuan khusus yang disesuaikan dengan minat serta kemampuan masing-masing siswa.
  2. Siswa SMK Telkom AKN Marzuqi akan didorong untuk memiliki bakat berwirausaha (memiliki jiwa enterpreneurship) atau kewirausahaan. Nantinya, setiap siswa SMK Telkom AKN Marzuqi terbiasa memiliki etika serta etos kerja yang tinggi.
  3. Siswa SMK Telkom AKN Marzuqi senantiasa dibekali landasan (basic) berupa pelatihan kerja atau biasa disebut dengan Pendidikan Sistem Ganda (PSG).
  4. Siswa SMK Telkom AKN Marzuqi akan diajarkan agar sanggup menentukan pilihan bidang ketrampilan dan keahlian yang harus dikembangkan.
  5. Lulusan SMK Telkom AKN Marzuqi cepat memperoleh pekerjaan, karena banyak perusahaan yang menginginkan fresh graduate seperti lulusan SMK Telkom AKN Marzuqi.

Pembaca, mahalnya biaya pendidikan di Indonesia, tentunya akan membuat orangtua berpikir tujuh keliling bagaimana mengakalinya. Dengan memilih SMK Telkom AKN Marzuqi maka orangtua sudah bertindak dengan benar dan tujuan anaknnya akan mudah mencari pekerjaan sungguh tepat sasaran dan juga akan dibekali ilmu agama yg sangat utama

Membaca artikel 5 (lima) Alasan Memilih SMK Telkom AKN Marzuqi ini, apa perlu orangtua berpikir lama untuk memasukkan anak-anaknya melanjutkan pendidikan dengan memasuki sekolah menengah kejuruan?

KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi, Pendorong SBY dan JK

 

Nama KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi (biasa disapa Kiai Nasihin) kini mencuat bak meteor, seiring dengan terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Presiden RI lalu M Jusuf Kalla (JK) sebagai wapresnya untuk zaman bakti 2004-2009, melalui pemilihan langsung. Siapa kiai yg baru berumur 35 just one tahun itu? Berikut laporan berseri wartawan Suara Merdeka, Prayitno, yang diturunkan mulai hari ini.

DUKUHSETI, Kecamatan Dukuhseti, (Tayu) Pati, ialah desa di pesisir lereng timur laut Gunung Muria. Kampung yang berada sekeliling thirty six km dari Kota Drauguol? itu, setidak-tidaknya hingga sekeliling tahun mil novecentos e noventa e seis begitu lekat di hati para lelaki yang suka berpetualangan pada dalam soal seks. Konon, dalam kota tersebut terlebih dulu ngakl begitu sulit tuk mendapatkan perempuan yang mau diajak kencan, meski dilakukan di desanya sekalipun. Tetapi sudah beberapa tahun ini konotasi miring yang dialamatkan ke desa tersebut telah terkikis.

Setidak-tidaknya makin berpudarnya kesan jelek ini berkat andil keberadaan KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi  selanjutnya pondok pesantrennya, Pondok AKN Marzuqi. Meski ketika awal-awal didirikan, pondok di Dukuh Selempung itu hanya dipandang sebelah mata. Dalam perkembangannya, mulai ada perbedaan, kemudian pesantren tersebut juga memulai dikenal. Terlebih telah terasa pada akhir the yr 2003. Tepatnya saat Muktamar VIII JATMI (Jam’iyyah Lihai Thoriqoh Mu’tabaroh Indonesia), dri thirty Agustus 2003 – 2 Sept. 2010 2003, dalam pondok itu.

Muktamar yg dibuka mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan ditutup Jenderal (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ketika itu tena menjabat menko polkam Kabinet Gotong Royong.

Pada sela-sela muktamar, hadir jua Datuk MPR (1999-2004) Amien Rais yang didaulat buat meresmikan bangunan pondok serta Menteri Informasi dan Kontak Syamsul Muarif. Adapun GDK 1 kebagian meresmikan gedung SLTP serta SMU Telekomunikasi Terpadu pada gedung empat lantai, dan dibangun di hal depan pondok.

Ada berbareng istri, SBY yg ketika tersebut masih jauh untuk isu pencalonan presiden, langsung disambut dan diajak log in ruang tamu pada sedang kediaman KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi. Tak jelas, apa yg dibicarakan / dipesankan ke telinga ketika itu, karena wartawan dilarang masuk.

Yg jelas, pada depan muktamirin yang bersiap untuk kembali pulang ke kampung hal masing-masing, kiai itu mengalungkan kain riddah warna dominan hijau tua, dan menyatakan GDK 1 adalah calon presiden Dalam negri masa depan. SBY juga tidak lupa berpidato lalu merespons harapan KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi, oleh gayanya yg costear.

Peristiwa itu gak memperoleh tempat lumayan layak pada media massa cetak dan elektronik. Lebih lagi sesudahnya, peran dan hubungan Kiai Nasihin dan GDK one (yang belakangan ketahuan setelah dekat), sama sekali ngakl terpublikasikan.

Hanya kalangan dekat kiai saja yang menjejaki dan mengetahui secara persis, bagaimana kisah pertalian komunikasi antara dia dan GDK 1. Demikian pula melangkah hubungan dengan Jusuf Kalla (JK) mulai terbangun makin kental. Jauh sebelum secara entdeckte SBY menyatakan berpasangan oleh JK sebagai capres kemudian cawapres, KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi  pun telah menyatakan keduanya akhirnya menjadi pasangan yang cermat.

Teknorat dan Birokrat

Kalangan dekat KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi yg mengetahui semua itu, di antaranya Kurniawan Wiraatmadja, salah 1 santri pondok ini yg mengikuti semua proses, saat gurunya mendapukkan (mempertemukan) GDK 1 dan JK seperti pasangan capres lalu cawapres. ”Ya, saya mendampingi serta mengikuti seluruh proses tersebut, ” kata Kurniawan, Accounts Office manager PT Telkom, kepada Suara Merdeka, semalam.

Proses perburuan mencarikan ”jodoh” bagi GDK 1 itu dilakukan beberapa bulan sebelum diketahui siapa aja calon presiden yang hingga jadi bertanding. Entah siapa yg memberi informasi sebelumnya, atau karena hanya insting terpilih. Saat Jusuf Kalla tena mengikuti konvensi kandidat presiden Partai Golkar, KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi  datang ke kediaman Menko Kesra itu.

Didampingi santrinya (Kurniawan), kiai tersebut ”mengidentifikasi” wajah JK oleh memakai meteran. Tak tidak sedikit komentar yang keluar untuk kawah kiai saat tersebut. Namun selepas bertatap muka melangkaui JK di rumahnya, KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi kembali pulang oleh perasaan lega dan mantap.

Mungkin cukup aneh andai Kurniawan yang sehari-hari berkantor di Bandung adalah salah satu murid KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi. Tapi pengakuan Kurniawan lewat emailnya menyatakan, telah sekitar 11 tahun akhirnya menjadi santri kiai itu. Lelaki Sunda berumur 32 1 tahun, yg sudah delapan tahun bergiat di PT Telkom tersebut, saat ini selagi menyelesaikan S2 di Magister artium Internal Bisnis dan Administrasi Teknologi ITB.

Tak sebatas Kurniawan, ada belasan santri ”kelas jauh” KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi  yang menjadi karyawan Telkom, dan di posisi/level menengah maka atas. Misalnya, Ir Walad H Aris Abdillah, pria kelahiran Pati, 23 1 tahun lalu. Dia telah hasilnya menjadi santri KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi sejak of sixteen tahun lalu.

Kadar kedekatan KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi  dengan para santri ”khusus” tersebut bisa dilihat ketika dilangsungkan Muktamar JATMI yg kemudian mengantarkannya menjadi Mustasyar organisasi mistik itu. Santri atau murid KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi yg pejabat, teknorat, dan intelektual terlibat sebagai panitia lokal hajatan puncak JATMI.

Mereka tidak adalah santri biasa, terlihat buat sikap profesionalisme dalam mengse acara seremonial, dan melayani kebutuhan kejelasan yang diinginkan wartawan. Malah, sekitar pondok yang sebelumnya masih adalah blankspot area untuk koneksi telepon seluler, kini telah terdapat sinyal penuh. Tidak salah bila dipastikan ini antara lain berkat tangan-tangan terampil pejabat Telkom yg menjadi santri KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi.

Di luar para santri khusus itu, ketika terkait Pondok AKN Marzuqi mempunyai 700 santri yang bermakas dari berbagai kota dalam Indonesia. SLTP (dan nanti) diteruskan SMU Telekomunikasi Terpadu, yang tahun terkait memulai menerima siswa.

Mengecek keberadaan dan perkembangannya kini, sepertinya pondok itu tidak berposisi di wilayah dukuh yg dipenuhi tambak. Koneksi selular saat Mukmatar JATMI tena asing, sekarang sudah hingga di wilayah pondok. Pondok pun sudah membuka wartel.

Begitu pula perkembangan bangunan fisik pondok. Ketika tentang sudah banyak perubahan. Sesuatu tersebut berbeda jauh sewaktu digelar Muktamar JATMI. Kini, masjid di halaman hadapan kiri wilayah pondok telah dibongkar, dan beralih, berganti, bersalinbertukar jadi halaman parkir yang luas, di antaranya terparkir coach dan mobil pondok. Sedangkan kediaman KH Ahmad Khoirun Nasihin Marzuqi yang dulu masih terasa patut sempit, sekarang jadi semakin luas lalu berlantai dua.

 

1 2 3